saya bertanya-tanya, apa tujuan hidup kita sebenarnya?
Sebagian besar orang ingin hidup makmur sejahtera dan selamat dunia akhirat, tidak jarang kita bekerja keras siang dan malam demi meraih apa yang kita inginkan itu. Setelah memiliki semua yang kita inginkan, lalu muncul keinginan baru. untuk itu kah hidup kita? hanya untuk memenuhi keinginan-keinginan
Ada juga yang hidupnya hanya mencari kesenangan dan kesenangan sehingga larut dalam kesenangan terserbut.
kemudian saya berpikir alangkah ruginya saya hidup tanpa memberi manfaat kepada orang lain, saya ini kan manusia paling tidak saya bisa hidup lurus dan memberikan manfaat kepada yang lain sehingga hidup saya ini tidak sia-sia.
Dalam ukiran sejarah berapa penguasa dan berapa jendral yang telah menumpahkan darah orang-orang yang tidak berdosa demi memuluskan jalan ambisinya agar namanya dikenang, saya kira itu sia-sia juga toh ada juga yang melupakan bahkan tidak kenal dengan mereka.
Dalam kegalauan ini kemudian entah mengapa saya tersadar dan membaca Alquran surah Al Ashr:
Allah ta’ala berfirman,
Sebagian besar orang ingin hidup makmur sejahtera dan selamat dunia akhirat, tidak jarang kita bekerja keras siang dan malam demi meraih apa yang kita inginkan itu. Setelah memiliki semua yang kita inginkan, lalu muncul keinginan baru. untuk itu kah hidup kita? hanya untuk memenuhi keinginan-keinginan
Ada juga yang hidupnya hanya mencari kesenangan dan kesenangan sehingga larut dalam kesenangan terserbut.
kemudian saya berpikir alangkah ruginya saya hidup tanpa memberi manfaat kepada orang lain, saya ini kan manusia paling tidak saya bisa hidup lurus dan memberikan manfaat kepada yang lain sehingga hidup saya ini tidak sia-sia.
Dalam ukiran sejarah berapa penguasa dan berapa jendral yang telah menumpahkan darah orang-orang yang tidak berdosa demi memuluskan jalan ambisinya agar namanya dikenang, saya kira itu sia-sia juga toh ada juga yang melupakan bahkan tidak kenal dengan mereka.
Dalam kegalauan ini kemudian entah mengapa saya tersadar dan membaca Alquran surah Al Ashr:
Allah ta’ala berfirman,
وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ
آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا
بِالصَّبْرِ (3)
”Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al ‘Ashr).
”Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al ‘Ashr).
This entry was posted
on 10.47
.
You can leave a response
and follow any responses to this entry through the
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.